Boltim, NetzID.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Argo V. Sumaiku menghadiri pelantikan Pengurus Oikumene Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Boltim periode 2026–2029, Rabu (7/10/2026).
Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan ASN Kristiani sekaligus mendorong tumbuhnya nilai-nilai keimanan, integritas, dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa Oikumene ASN tidak seharusnya hanya menjadi wadah persekutuan umat Kristiani di lingkungan birokrasi. Organisasi tersebut juga diharapkan mampu membangun kedewasaan iman dan mendorong anggotanya menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan tanggung jawab organisasi dengan baik serta menjadikan kebersamaan sebagai landasan untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada daerah.
“Jadikan kepengurusan ini sebagai ruang untuk memperkuat persekutuan, menumbuhkan kedewasaan iman, dan menggerakkan semangat pelayanan di tengah tugas kita sebagai aparatur pemerintah,” ujar Oskar.
Menurutnya, nilai-nilai keagamaan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sebatas kegiatan seremonial. Sikap jujur, disiplin, rendah hati, penuh kasih, dan memiliki kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari karakter ASN yang menjalankan tugas pelayanan publik.
Oskar menekankan bahwa setiap aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan secara baik dan profesional. Karena itu, nilai moral dan spiritual diharapkan dapat berjalan seiring dengan pelaksanaan tugas serta kewajiban sebagai abdi negara.
“Kasih, kejujuran, kerendahan hati, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama perlu terwujud dalam perilaku kita sehari-hari,” tegasnya.
Selain menyoroti pembentukan karakter ASN, Bupati Boltim juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama. Ia menyebut keharmonisan yang selama ini terpelihara di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sebagai modal sosial yang berharga dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurut Oskar, keberagaman masyarakat harus terus dirawat melalui sikap saling menghormati, memperkuat persaudaraan, dan membangun komunikasi yang baik di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dalam konteks tersebut, Oikumene ASN diharapkan dapat mengambil peran positif dengan menjadi teladan dalam menjaga toleransi dan menciptakan suasana kehidupan sosial yang harmonis.
“Kerukunan yang terpelihara selama ini adalah kekuatan dan modal sosial yang sangat berharga bagi daerah. Karena itu, saya berharap Oikumene ASN turut menjadi bagian penting dalam merawat kerukunan tersebut,” ungkapnya.
Bupati juga mengajak seluruh pengurus untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Organisasi ini diharapkan menjadi ruang yang mempererat persaudaraan, memperkuat integritas, serta menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat.
Pelantikan Pengurus Oikumene ASN Pemkab Boltim periode 2026–2029 diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun kebersamaan di lingkungan pemerintahan. Dengan semangat persekutuan dan pelayanan, organisasi tersebut diharapkan turut mendukung terciptanya birokrasi yang harmonis, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (*Red)












