Jakarta, NetzID.com — Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan Kementerian ATR/BPN, Arief Muliawan, bersama Direktur Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Trias Wiriahadi, pada Selasa, 28 April 2026. Pertemuan ini membahas penguatan penataan lahan melalui program konsolidasi tanah guna mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu fokus utama pembahasan adalah pelaksanaan konsolidasi tanah sebagai langkah strategis dalam mendukung program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengembangan Kawasan Permukiman Terpadu. Program ini dinilai penting dalam menciptakan kawasan permukiman yang lebih tertata, terintegrasi, dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Selain itu, pertemuan juga membahas percepatan penyelesaian berbagai persoalan pertanahan yang selama ini menjadi tantangan dalam pembangunan daerah. Mulai dari kepastian hukum atas lahan hingga optimalisasi pemanfaatan ruang, menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan wilayah yang berkelanjutan.
Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat merupakan faktor kunci dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif. Ia menyebutkan bahwa tanpa dukungan kebijakan dan teknis dari pemerintah pusat, berbagai potensi daerah sulit untuk dikembangkan secara maksimal.

Konsolidasi Tanah Menjadi Salah Satu Solusi Strategis Untuk Menata Ruang Dan Memberikan Kepastian Hukum Bagi Masyarakat. Dengan adanya kepastian tersebut, diharapkan investasi dapat meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terdongkrak.
“Melalui konsolidasi tanah, kita berharap dapat menciptakan tata ruang yang lebih baik serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan,” ujar Bupati.
Ia juga berharap hasil dari pertemuan ini tidak hanya berhenti pada tahap koordinasi, tetapi dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret di lapangan. Implementasi yang cepat dan tepat sasaran dinilai penting agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemerintah pusat melalui Kementerian ATR/BPN pun menyambut baik langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Boltim dalam memperkuat penataan lahan. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat realisasi program-program strategis nasional di daerah.
Sinergi Antara Daerah Dan Pusat Menjadi Kunci Dalam Menciptakan Pembangunan Yang Terarah Dan Berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang solid, penataan kawasan permukiman dan pengelolaan lahan di Boltim diyakini akan semakin optimal.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati turut didampingi oleh Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Harris P. Sumanta, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Yanto Modeong, serta Kepala BPN Boltim Candra Husain.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Boltim untuk terus mendorong pembangunan berbasis tata ruang yang baik dan berkelanjutan, sekaligus menjawab tantangan pertumbuhan wilayah di masa depan. (*Red)












