Tutuyan, NetzID.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo didampingi Wakil Bupati Argo Sumaiku memimpin rapat evaluasi dan konsolidasi APBDes perubahan di ruang kerja Tenaga Ahli Bupati, Senin (11/8/2025). Rapat ini dihadiri Tenaga Ahli Bupati, Tenaga Ahli Pendamping Desa, Dinas PMD, Dinas Kominfo, Inspektorat Daerah, Camat Mooat, dan sangadi se-Kecamatan Mooat.
Rapat ini digelar dalam rangka sinkronisasi dan penyelarasan program visi dan misi Bupati dalam RPJMD dengan visi pembangunan desa yang tertuang dalam RPJMDes dan APBDes. Menurut Tenaga Ahli Bupati, Hendra Damopolii, langkah ini menjadi kunci agar arah pembangunan desa selaras dengan kebijakan kabupaten.

Proses evaluasi ini sudah berlangsung sejak minggu lalu, dimulai dari Kecamatan Modayag Barat, Tutuyan, dan Motongkad. Hari ini giliran Kecamatan Mooat, sementara besok akan dilanjutkan ke Kecamatan Modayag, Kotabunan, dan Nuangan.
Bupati Oskar menegaskan bahwa visi dan misi dirinya bersama Wabup Argo, yakni “Bangkit Bekerja Membangun Desa, Menuju Bolaang Mongondow Timur Sejahtera dan Berkelanjutan” menjadi prioritas yang wajib diimplementasikan dari level kabupaten hingga desa.
“Kalau desa kuat, Boltim akan maju. Kuncinya ada di penyelarasan perencanaan dan program. Tidak boleh ada desa yang berjalan sendiri tanpa arah yang sama,” tegas Bupati Oskar.
Selain evaluasi, rapat juga membahas konsolidasi anggaran perubahan agar lebih efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Pemkab menargetkan seluruh APBDes perubahan 2025 sudah sesuai dengan visi Boltim Bangkit sebelum akhir bulan ini.
“Visi misi Bangkit Bekerja Membangun Desa sebagai leading sektor utama pembangunan desa, maka penyelarasan program penting untuk dilakukan,” ujar Hendra.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat capaian target RPJMDes dan mendorong terciptanya pembangunan desa yang berkelanjutan. “Kita ingin desa menjadi ujung tombak kemajuan daerah, baik di sektor infrastruktur, ekonomi, maupun pemberdayaan masyarakat,” tambah Hendra.
Dengan pelaksanaan rapat ini, Pemkab Boltim optimis sinergi pembangunan akan semakin kuat, terutama menghadapi tantangan ekonomi dan kebutuhan dasar masyarakat di masa mendatang. (RN)












