Tutuyan, NetzID.com – Sebuah kebanggaan besar datang dari dunia pendidikan Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Dewi Athena Tri Manjadda, siswi SD Negeri 2 Buyat 2, berhasil mencetak prestasi nasional dengan meraih juara dua dalam ajang Indonesian STEM Competition and Creativity (ISTEMCC) 2025 kategori Mechatronics I. Kompetisi bergengsi ini digelar di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, pada 26–27 Juli 2025.
Tak hanya berhenti di panggung nasional, Dewi Athena akan melangkah ke level internasional mewakili Indonesia dalam ajang STEM Competition and Creativity tingkat dunia yang akan berlangsung di Korea Selatan pada 16–19 November 2025.
Kategori Mechatronics I yang diikuti Dewi merupakan cabang lomba untuk pelajar sekolah dasar yang menguji kecakapan di bidang rekayasa mekanik dan elektronika dasar.
Ia harus bersaing dengan ratusan peserta dari seluruh Indonesia dan menunjukkan kemampuan luar biasa dalam merancang sistem teknologi sederhana berbasis STEM.
Prestasi ini mendapat perhatian langsung dari Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, S.E., M.M. Dalam pernyataannya, Bupati mengaku sangat bangga atas pencapaian Dewi.
“Prestasi Dewi Athena adalah bukti bahwa anak-anak Boltim memiliki potensi besar. Ini kebanggaan kita semua. Ia bukan hanya membanggakan keluarga dan sekolah, tapi seluruh masyarakat Boltim,” ucap Oskar.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan terhadap pendidikan sains dan teknologi sejak usia dini, terutama dengan hadirnya kompetisi seperti ISTEMCC yang dapat memantik minat dan bakat anak-anak dalam bidang inovasi.
“Kami berharap prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk tidak ragu bersaing secara nasional dan global,” tambahnya.
Keberhasilan Dewi tak lepas dari pembinaan intensif di sekolah, peran guru pembimbing, serta dorongan luar biasa dari orang tua.
Dukungan lingkungan dan komunitas belajar yang sehat ikut berperan menciptakan ruang eksplorasi untuk bakat-bakat luar biasa seperti dirinya.
ISTEMCC sendiri diselenggarakan oleh Pusat Unggulan STEM Education Creativity, di bawah Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas Pendidikan Indonesia.
Ajang ini menjadi tolok ukur nasional bagi kemampuan sains dan teknologi pelajar Indonesia.
Kini, masyarakat Boltim menaruh harapan besar pada Dewi Athena untuk tampil gemilang di Korea Selatan dan membawa pulang prestasi yang akan mengharumkan nama bangsa.
Dari desa kecil di Buyat, Boltim, harapan Indonesia untuk masa depan teknologi anak bangsa kembali Bangkit. (*Red)












