Tutuyan, NetzID.com – Pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) di bawah kepemimpinan Bupati Oskar Manoppo, S.E., M.M. dan Wakil Bupati Argo Sumaiku makin mantap melangkah menuju visi “Boltim Bangkit”. Salah satu kekuatan kunci yang kini menopang arah kebijakan tersebut adalah hadirnya sosok-sosok berpengalaman dalam struktur Tenaga Ahli Bupati Boltim.
Dua nama yang menarik perhatian dalam jajaran tim ahli ini adalah Rukli Salehe dan Faruq Disi. Keduanya merupakan pensiunan anggota Polri yang pernah berdinas di Polres Bolaang Mongondow Timur, dan kini dikenal sebagai politisi berpengaruh di kancah lokal.
Bukan tanpa alasan mereka dipercaya bergabung dalam struktur Tenaga Ahli. Latar belakang karier di institusi kepolisian, terutama di bidang intelijen dan hukum kriminal (hukrim), menjadi modal penting dalam mengawal jalannya pemerintahan, terutama dalam menciptakan suasana stabil dan kondusif bagi pembangunan.
Meski telah purna tugas di kepolisian, keduanya terus menorehkan kontribusi di ranah publik. Kini, melalui jalur pemerintahan sipil sebagai bagian dari Tim Tenaga Ahli Bupati, mereka memainkan peran strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, responsif, dan dekat dengan rakyat.
“Rukli dan Faruq bukan hanya ahli di bidang hukum dan intelijen, tapi juga tokoh yang sangat dikenal masyarakat karena selama berdinas mereka sangat dekat dengan warga. Ini menjadi nilai plus dalam mendukung misi besar Boltim Bangkit,” ungkap salah satu pejabat di lingkup Pemkab Boltim.
Kedua figur ini juga dikenal sebagai tokoh jembatan antara kepentingan masyarakat dan kebijakan pemerintah. Pengetahuan mereka dalam membaca dinamika sosial, keamanan, serta jejaring lintas komunitas menjadi kekuatan unik yang tidak dimiliki semua pejabat teknis.
Pelantikan tim Tenaga Ahli sendiri digelar pada Senin, 16 Juni 2025, dengan menghadirkan struktur yang komprehensif dan matang. Tim dibagi ke dalam tiga bidang utama, yaitu:
Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik
Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan
Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia
Rukli dan Faruq mengisi posisi penting yang relevan dengan keahlian dan rekam jejak mereka. Dalam struktur ini, mereka diharapkan menjadi pendorong kuat terhadap penyusunan dan evaluasi kebijakan publik, pengawasan sosial, hingga pembinaan masyarakat.
Kehadiran dua pensiunan polisi ini menandai langkah cerdas Bupati dan Wakil Bupati dalam meramu tim yang tidak hanya berisi akademisi dan birokrat, namun juga praktisi yang kaya pengalaman lapangan. Sinergi antara teknis dan pengalaman sosial inilah yang akan menjadi penggerak efektif menuju Boltim Bangkit.
Penulis: (R) | Editor: Tim Redaksi NetzID.com











