Boltim, NetzID.com – Gemerlap lampu, alunan musik daerah, dan semangat kebersamaan mewarnai malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang dipusatkan di kawasan Pondabo Tutuyan, Selasa (22/7/2026) malam. Perayaan itu bukan sekadar hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama untuk melanjutkan pembangunan daerah yang lebih maju dan berdaya saing.
Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Argo V. Sumaiku hadir langsung bersama jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati lokasi acara. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kegiatan hingga akhir pertunjukan yang berlangsung penuh semangat.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan tarian tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya Bolaang Mongondow Timur. Atraksi tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan tamu undangan karena dinilai mampu memperlihatkan identitas budaya daerah yang terus dijaga di tengah perkembangan zaman.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah peluncuran batik khas Bolaang Mongondow Timur yang digagas Ketua Dekranasda Boltim, Ny. Rosita Manoppo-Pobela, S.E., M.Si. Kehadiran motif batik tersebut diharapkan menjadi identitas baru daerah sekaligus mendorong tumbuhnya industri kreatif berbasis kearifan lokal.

Suasana penuh makna berlanjut melalui prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Boltim yang telah memasuki usia ke-18 tahun. Prosesi ini menjadi pengingat bahwa setiap capaian pembangunan lahir dari kerja sama seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong.
Malam semakin semarak saat grup musik lokal dan Monibi Institute tampil menghibur masyarakat. Beragam pertunjukan menghadirkan suasana hangat yang memperlihatkan harmonisasi antara budaya, seni, dan kreativitas generasi muda Boltim.

Tak hanya menjadi panggung hiburan, kawasan perayaan juga dipenuhi stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Berbagai produk kuliner, kerajinan tangan, hingga hasil olahan lokal dipamerkan kepada pengunjung. Kehadiran pelaku UMKM menjadi bukti bahwa perayaan HUT daerah juga dimanfaatkan sebagai ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus memperluas promosi produk lokal.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa malam puncak HUT ke-18 merupakan bentuk ungkapan syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sejak dimekarkan hingga mampu menunjukkan berbagai kemajuan.

Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang selama ini terus menjaga persatuan serta mendukung setiap program pembangunan pemerintah daerah.
Bupati juga mengakui bahwa pemerintah masih dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari kebijakan efisiensi anggaran hingga dinamika ekonomi nasional yang turut memengaruhi pelaksanaan program pembangunan. Namun demikian, menurutnya, kondisi tersebut tidak akan mengurangi komitmen pemerintah untuk tetap menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Secara khusus, Bupati Oskar mengajak generasi muda menjadi motor penggerak kemajuan Boltim. Ia berharap anak-anak muda mampu mengisi masa depan dengan prestasi, inovasi, kreativitas, dan semangat berkarya sehingga dapat menjadi kekuatan baru dalam mendorong pembangunan daerah.
“Generasi muda adalah investasi terbesar daerah. Masa depan Boltim berada di tangan mereka yang memiliki karakter, cinta terhadap daerah, dan siap menghadapi tantangan zaman,” pesannya.
Perayaan malam puncak HUT ke-18 Boltim akhirnya menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Di balik kemeriahan panggung budaya dan hiburan, tersimpan pesan tentang pentingnya menjaga persatuan, memperkuat ekonomi rakyat, melestarikan budaya, dan membangun optimisme bersama untuk membawa Bolaang Mongondow Timur melangkah lebih maju pada tahun-tahun mendatang. (*Red)












