BOLTIM, NetzID.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sukses digelar di lantai III Kantor Bupati Boltim, Sabtu (22/5/2026). Dalam forum tersebut, Ny. Rosita Manoppo Pobela SE M.Si resmi terpilih sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Boltim masa bakti 2026-2031.
Muscab yang berlangsung penuh kekeluargaan itu mengusung tema “Menatap Masa Depan Bersama Tri Satya dan Dasa Dharma, Mewujudkan Jiwa Mandiri Pramuka di Bumi Totabuan”. Rosita terpilih secara aklamasi setelah menjadi calon tunggal dalam agenda lima tahunan organisasi kepanduan tersebut.

Suasana sidang Muscab berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pengurus kwartir, pembina, pelatih, serta anggota Pramuka dari berbagai wilayah di Kabupaten Boltim. Forum ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah baru Gerakan Pramuka di daerah.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Rosita menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin Kwarcab Boltim selama lima tahun ke depan.
“Amanah Ini Tentu Bukan Hal Yang Ringan. Gerakan Pramuka harus menjadi wadah pembinaan karakter yang memiliki peran strategis dalam membentuk pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan cinta tanah air,” ujar Rosita dalam sambutannya.

Menurutnya, Gerakan Pramuka harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur Tri Satya dan Dasa Dharma. Karena itu, ia menegaskan pentingnya membangun organisasi kepanduan yang lebih aktif, modern, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Rosita Pobela juga mengajak seluruh jajaran pengurus, pembina, pelatih, hingga anggota Pramuka di Boltim untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan demi kemajuan organisasi.

“Tidak ada organisasi yang bisa berjalan sendiri. Kita harus saling mendukung dan merapatkan barisan agar Pramuka benar-benar hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Dalam masa kepemimpinannya, Rosita menyiapkan sejumlah program prioritas yang fokus pada penguatan karakter generasi muda. Salah satunya melalui program pembinaan yang lebih inovatif, edukatif, dan menyentuh langsung kebutuhan pemuda di daerah.
Ia ingin Gerakan Pramuka menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk belajar kepemimpinan, kepedulian sosial, disiplin, hingga semangat gotong royong.
Selain itu, Rosita juga menargetkan terbangunnya kolaborasi lintas sektor bersama Pemerintah Daerah, dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter di Kabupaten Boltim.

“Pramuka Harus Menjadi Gerakan Yang Mampu Memberikan Inspirasi Dan Kontribusi Nyata Bagi Daerah,” tegasnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Boltim diharapkan semakin maju dan mampu mencetak generasi muda yang mandiri, berintegritas, serta siap membangun Bumi Totabuan di masa depan. (*Red)












