Tutuyan, NetzID.com – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Argo V. Sumaiku, memimpin apel pagi ASN pada Senin, 4 Agustus 2025 di halaman Kantor Bupati Boltim. Apel ini diikuti oleh Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten, kepala OPD, kepala bagian, dan seluruh ASN yang berkantor di kompleks perkantoran Pemkab Boltim.
Dalam amanatnya, Argo menyampaikan sejumlah arahan strategis menyangkut disiplin, tanggung jawab, dan perubahan mindset ASN. Ia menyampaikan bahwa Bupati Oskar Manoppo sedang melaksanakan agenda serupa di wilayah Modayag dan Modayag Barat, serta menitipkan pesan agar seluruh ASN tetap kompak, sehat, dan siap menghadapi agenda penting ke depan.
“Kalau dokumennya sudah bagus, yang dibutuhkan adalah niat dan tanggung jawab kita semua. Program tidak boleh hanya bagus di judul, tapi harus kuat di isi,” tegas Argo.
Wakil Bupati mengingatkan bahwa saat ini Pemkab Boltim sedang membahas dokumen strategis seperti KUA-PPAS dan RPJMD bersama DPRD. Dokumen-dokumen tersebut merupakan penjabaran dari visi-misi Oskar-Argo, dan harus diterjemahkan ke dalam program dan kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Ia menyoroti kebiasaan lama dalam penyusunan anggaran yang cenderung mengutamakan hal-hal operasional semata. Menurutnya, minimal 70 persen dari anggaran harus diarahkan untuk kegiatan utama dan menyentuh substansi pelayanan publik.
“Penyusunan program harus didasari pemahaman yang utuh. Jangan hanya habis di makan-minum dan cetak-mencetak,” ujarnya, mengkritik budaya kerja yang tidak efisien.
Argo juga mengingatkan pentingnya pola kerja birokrasi yang berjenjang. ASN diminta tidak langsung menyampaikan masalah ke pimpinan tanpa melewati struktur yang berlaku. Hal ini penting untuk menjaga tertibnya mekanisme kerja di pemerintahan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa perubahan pola pikir atau mindset harus menjadi prioritas, terutama dalam kondisi efisiensi anggaran yang ketat. ASN dituntut bekerja secara akuntabel, hemat, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Terkait pelaksanaan tugas luar (TL), Wakil Bupati menegaskan pentingnya transparansi. Setiap TL wajib dilengkapi surat tugas resmi dan hasil kegiatannya harus dilaporkan. “Jangan ada lagi TL fiktif. Kita ingin setiap kegiatan ASN bisa diukur manfaat dan hasilnya,” katanya.
Menutup sambutannya, Argo V. Sumaiku menyerukan agar setiap ASN menjadi contoh yang baik di lingkungannya. “Jangan serakah, jangan bekerja sendiri. Berbagi kesempatan adalah kunci harmoni. Kalau kita bekerja dengan senang hati, tulus hati, ikhlas hati, dan hati-hati, maka hasilnya akan luar biasa,” pungkasnya.
Usai apel, dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama Penjabat Sekda dan kepala OPD untuk membahas agenda strategis minggu ini. (*Red)












