Mooat, NetzID.com | Ada yang beda dari suasana Jumat di Kecamatan Mooat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), 4 Juli 2025. Di Aula Kantor Camat, warga berkumpul tak hanya untuk menyapa, tapi juga menyampaikan uneg-uneg langsung ke para pejabat. Forum ini bukan sembarang forum, Jumat Curhat namanya, dan kali ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Boltim, Argo V. Sumaiku.
Bersama Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, dan sejumlah pejabat Forkopimda, forum ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjaring aspirasi masyarakat dari akar rumput.
“Terima kasih untuk komitmen Polres Boltim yang terus hadir di tengah masyarakat. Forum seperti ini adalah ruang sehat untuk dialog. Keamanan itu pondasi utama pembangunan,” ujar Wabup Argo, yang mendapat tepuk tangan dari warga.
Tak hanya mengapresiasi, Wabup Argo juga mengingatkan pentingnya komunikasi dua arah dalam membangun daerah. Ia bahkan menyentil para pemimpin agar tidak alergi kritik.
“Jangan anggap kritik sebagai serangan pribadi. Itu bahan evaluasi bagi kami semua, agar pelayanan publik makin baik,” tegasnya.
Kapolres Boltim AKBP Golfried menegaskan bahwa Polri hadir bukan sekadar penegak hukum, melainkan juga sahabat rakyat. Ia membuka pintu selebar-lebarnya untuk masukan dari masyarakat.
Warga pun memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan sejumlah harapan: dari peningkatan status Pospol Mooat menjadi Polsek, penanganan illegal logging, hingga pembinaan pemuda lewat kegiatan keagamaan dan olahraga.
Menanggapi itu, Kapolres menyebut sebagian besar usulan sudah dalam tahap tindak lanjut. Ia juga menyebut sedang berkoordinasi dengan Polda Sulut untuk pengembangan Polsek Mooat dan penguatan sistem siskamling.
Acara ditutup dengan doa dan foto bersama dan suasana akrab. Wajah-wajah puas terlihat di antara warga, aparat, dan pejabat daerah. Jumat Curhat di Mooat bukan sekadar seremoni, tapi ruang nyata bagi masyarakat untuk didengar. (*Red)












