Tondano, NetzID.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Manado (UNIMA) dan PT ASA melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama untuk penyelenggaraan program beasiswa penuh pendidikan kedokteran bagi putra daerah.
Penandatanganan yang berlangsung di Kampus UNIMA Tondano, Selasa (20/10/2026) tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan tinggi, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia di bidang kesehatan yang diharapkan dapat berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Bupati Boltim Oskar Manoppo, S.E., M.M., hadir dalam kegiatan tersebut bersama Ketua DPRD Boltim dan Sekretaris Daerah Boltim, M. Iksan Pangalima, S.Pi., M.A.P.
Melalui kerja sama tiga pihak ini, penerima beasiswa akan memperoleh dukungan pembiayaan pendidikan secara penuh selama menempuh studi di Fakultas Kedokteran hingga menyelesaikan pendidikan, sesuai dengan ketentuan program yang disepakati.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada putra daerah untuk mengenyam pendidikan kedokteran. Dukungan pembiayaan juga diharapkan membantu calon mahasiswa memenuhi kebutuhan pendidikan sehingga mereka dapat lebih fokus menjalani proses perkuliahan.

Bagi Kabupaten Boltim, pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ketersediaan tenaga medis yang kompeten diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan di masa mendatang.
Bupati Oskar Manoppo berharap kesempatan beasiswa ini dimanfaatkan secara maksimal oleh para penerima. Ia menekankan pentingnya kesungguhan dalam belajar, kedisiplinan, serta tanggung jawab untuk menyelesaikan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, kesempatan menempuh pendidikan kedokteran melalui beasiswa penuh harus diimbangi dengan komitmen yang kuat. Para penerima diharapkan mampu menjaga prestasi akademik dan menyelesaikan setiap tahapan pendidikan dengan baik.
Lebih dari sekadar bantuan pembiayaan, program ini juga diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi daerah. Lulusan kedokteran dari putra daerah dinilai memiliki potensi untuk mengambil bagian dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan, terutama apabila mereka kembali mengabdikan diri di kampung halaman.
Oskar berharap para penerima beasiswa nantinya bersedia kembali ke Kabupaten Bolaang Mongondow Timur setelah menyelesaikan pendidikan. Dengan begitu, ilmu pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama masa studi dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Kerja sama antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pihak swasta ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam memperluas kesempatan pendidikan. Pemerintah daerah memiliki peran dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, perguruan tinggi menyediakan pendidikan akademik, sedangkan dukungan pihak swasta diharapkan membantu keberlangsungan program sesuai kesepakatan.

Ke depan, pelaksanaan program beasiswa tersebut diharapkan berjalan secara terencana dan berkelanjutan, dengan mekanisme penerimaan, pembiayaan, serta kewajiban penerima yang jelas bagi seluruh pihak terkait.
Melalui kerja sama ini, Pemkab Boltim berharap dapat mencetak calon tenaga dokter yang berkualitas dan memiliki kepedulian terhadap daerah asalnya. Upaya tersebut diharapkan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Bolaang Mongondow Timur. (*Red)












