Manado, NetzID.com – 22 Agustus 2025, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, menyambut hangat dua Putra-Putri Kebanggaan Sulut, Firji Beeg asal Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dan Bianca Lantang asal Tomohon, yang baru saja mengukir sejarah di panggung nasional sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Jakarta, 17 Agustus 2025 lalu.
Firji Beeg mencatat sejarah baru. Ia adalah Putra Pertama Boltim sejak daerah itu dimekarkan pada 2008 yang terpilih sebagai Paskibraka Nasional. Dengan latar belakang keluarga sederhana, Firji membuktikan bahwa kerja keras dan disiplin mampu membawanya sampai ke panggung kehormatan.

Sementara itu, Bianca Lantang dari Tomohon mendapat kepercayaan besar. Ia ditunjuk sebagai Pembawa Baki Bendera Pusaka, salah satu posisi paling krusial dalam prosesi di Istana Merdeka. Momen tersebut bahkan mencuri perhatian Presiden Prabowo Subianto yang hadir langsung dalam upacara.
Gubernur Yulius tak kuasa menutupi rasa bangganya saat menyambut keduanya di acara resmi Pemprov Sulut. “Momen Ini Bukan Sekadar Seremoni. Pemerintah akan mengawal perjalanan mereka, mulai dari kesehatan, psikologi, hingga pembinaan menuju masa depan. Apakah mereka memilih TNI, Polri, IPDN, kedokteran, atau jalur akademik lainnya, semua akan kita kawal sampai berhasil,” tegas Yulius, Jumat (22/8/2025).
Di hadapan para pejabat dan masyarakat, Gubernur Yulius juga membagikan pengalamannya semasa muda. Ia pernah menjadi Paskibraka tingkat kecamatan pada 1977, pengalaman yang menurutnya menjadi titik awal perjalanan panjang hingga dipercaya memimpin Sulut.
“Dari Paskibraka Saya Belajar Disiplin, Kebersamaan, Dan Cinta Tanah Air. Jika saya yang hanya di tingkat kecamatan bisa menjadi Gubernur, apalagi kalian yang tampil di panggung nasional? Saya yakin kalian akan lebih hebat,” ujarnya, disambut tepuk tangan meriah.

Perjuangan Firji tidaklah mudah. Sejak tahap seleksi awal, ia mendapat dukungan penuh dari keluarga serta Pemerintah Kabupaten Boltim melalui Bupati Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo Sumaiku. Dukungan itu terbukti berbuah manis ketika nama Firji akhirnya diumumkan sebagai salah satu utusan Sulut ke tingkat nasional.
Kini, Boltim memiliki dua figur kebanggaan yang mengharumkan nama daerah di kancah nasional: Novia Bachmid, penyanyi muda berbakat, dan Firji Beeg yang menjadi Paskibraka Nasional. “Firji Adalah Wajah Baru Kebanggaan Boltim,” ungkap Hamka Pontoh selaku Tenaga Ahli Bupati Boltim.

Tak kalah membanggakan, kiprah Bianca sebagai pembawa baki menambah catatan prestasi putri daerah Sulut. Sosoknya yang tenang dan penuh percaya diri saat menjalankan tugas membuat publik menaruh hormat.
Menurut Gubernur Yulius, generasi muda seperti Firji dan Bianca adalah representasi masa depan Sulut. “Mereka Adalah Wajah Generasi Emas Yang Ditempa Disiplin, Fisik, Mental, Dan Nasionalisme. Lima tahun ke depan saya pastikan kalian akan menjadi perwira. Itu janji saya, janji Sulawesi Utara untuk Indonesia,” pungkasnya.
Kehadiran Firji dan Bianca di panggung nasional membuktikan bahwa anak daerah mampu bersaing di tingkat tertinggi. Kisah mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda Sulawesi Utara untuk terus berprestasi dan berani bermimpi besar. (*Red)












