Matabulu, NetzID.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, S.E. M.M., menghadiri penyalaan listrik gratis melalui program Light Up The Dream (LUTD) yang digelar PT PLN (Persero) di Desa Matabulu, Kecamatan Nuangan, Rabu (4/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, empat kepala keluarga resmi menikmati sambungan listrik gratis untuk pertama kalinya di rumah mereka.
Program Light Up The Dream merupakan inisiatif sosial PLN yang didanai dari donasi para pegawai. Bantuan ini menyasar keluarga prasejahtera yang belum memiliki akses listrik mandiri akibat keterbatasan ekonomi. Di Desa Matabulu, bantuan diberikan kepada Wajahia Kiaman, Haisa Mokoagow, Jufli Karim Baks, dan Ruaeda Gugul.

Suasana haru menyelimuti momen penyalaan listrik. Bupati Boltim Oskar Manoppo secara langsung menekan sakelar di rumah para penerima manfaat sebagai simbol dimulainya pemanfaatan listrik mandiri melalui program tersebut. Bagi warga, cahaya yang menyala bukan sekadar penerangan, tetapi juga simbol harapan baru.
Program Ini Bukan Sekadar Penyambungan Listrik Gratis, Melainkan Wujud Kepedulian Sosial. Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian PLN terhadap masyarakat Bolaang Mongondow Timur.
“Pemerintah daerah sangat berterima kasih dan bersyukur atas kepedulian dari pihak PLN terhadap masyarakat Bolaang Mongondow Timur. Ini sangat meringankan beban masyarakat. Insya Allah ke depan sinergi dan kolaborasi ini akan terus berjalan,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, kehadiran listrik sangat penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat, mulai dari penerangan, pendidikan anak-anak, hingga peluang usaha rumahan. Dengan adanya sambungan listrik mandiri, warga tidak lagi bergantung pada sambungan tidak resmi atau berbagi daya dengan tetangga.
Bupati Boltim Oskar Manoppo juga berharap program serupa terus berlanjut hingga seluruh pelosok Boltim benar-benar teraliri listrik. Menurutnya, pemerataan akses energi menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Mudah-Mudahan Tahun Ini Semua Pelosok Di Bolaang Mongondow Timur Sudah Terjangkau Listrik,” katanya. Ia menyebut, penyalaan listrik gratis di Desa Matabulu menjadi salah satu langkah konkret menuju target tersebut.
Manager UP3 Kotamobagu, Reki Wowiling, yang turut hadir bersama jajaran PLN, menyampaikan bahwa program LUTD merupakan bentuk empati pegawai PLN terhadap masyarakat kurang mampu. Donasi yang dihimpun secara sukarela itu kemudian diwujudkan dalam sambungan listrik gratis bagi keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Pemerintah Kecamatan Nuangan, Pemerintah Desa Matabulu, serta masyarakat setempat. Warga tampak antusias menyaksikan langsung proses penyalaan listrik di rumah penerima manfaat.

Pemerintah Kabupaten Boltim Menegaskan Dukungan Penuh Terhadap Program Yang Berpihak Pada Masyarakat Kurang Mampu. Bupati berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN semakin diperkuat agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.
Dengan bertambahnya sambungan listrik mandiri di wilayah pedesaan, Pemkab Boltim optimistis kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Akses energi dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Advetorial)












