Boltim, NetzID.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Bupati Boltim), Oskar Manoppo bersama Wakil Bupati (Wabup) Argo V. Sumaiku, menghadiri kegiatan entry meeting Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) Tahun 2025 yang digelar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara. Acara ini berlangsung secara daring dari Kantor Bupati, Senin siang (1/9/2025).
Turut hadir Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran Lengkap Jajaran Pemkab Boltim Dinilai Sebagai Sinyal Serius Untuk Membangun Tata Kelola Keuangan Yang Transparan Dan Akuntabel.
Dalam arahannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk bekerja sama penuh dengan tim auditor BPK. Ia menyebut transparansi dan ketepatan waktu sebagai kunci utama agar pemeriksaan berjalan lancar.
“Pada prinsipnya, kami siap menerima masukan dan saran dari tim BPK Republik Indonesia. Pemerintah daerah akan kooperatif, baik dalam pemenuhan dokumen, legalitas, maupun hal-hal lain yang dibutuhkan. Apabila nantinya terdapat kendala atau ketidaksesuaian, kami berharap Ketua Tim dapat langsung menyampaikan kepada kami agar segera ditindaklanjuti. Insyaallah, kami akan memberikan data dengan sebaik-baiknya dan tepat waktu, sehingga pemeriksaan dapat berjalan lancar serta memberikan hasil yang memuaskan,” tegas Oskar.
Wabup Argo Sumaiku yang turut mendampingi menambahkan bahwa keterbukaan dalam proses audit bukan hanya kewajiban, tetapi juga menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk memperbaiki tata kelola keuangan. “Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan keuangan daerah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sekda M. Iksan Pangalima menyebut, seluruh OPD di Boltim telah diarahkan untuk menyiapkan dokumen dan data yang dibutuhkan auditor. Langkah ini menurutnya penting agar tidak ada hambatan teknis yang memperlambat pemeriksaan.
Entry meeting BPK ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Boltim untuk mengevaluasi kinerja pengelolaan keuangan sebelumnya, sekaligus memperbaiki jika ada catatan dari auditor. Transparansi, Akuntabilitas, Dan Kepatuhan Terhadap Regulasi Menjadi Fondasi Yang Terus Diperkuat Pemerintah Daerah.
Bupati Oskar menegaskan kembali bahwa pihaknya tidak hanya ingin lolos dari pemeriksaan, tetapi juga ingin membangun sistem pengelolaan yang berkelanjutan. “Dengan semangat Boltim Bangkit, keuangan daerah harus dikelola secara bersih, tepat, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya.
Diketahui, PDTT Tahun 2025 oleh BPK dilakukan untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah sesuai aturan, mulai dari aspek legalitas hingga manfaat program. Audit ini juga diharapkan mampu memberikan rekomendasi perbaikan agar kualitas tata kelola semakin meningkat.
Dengan keseriusan yang ditunjukkan, Pemkab Boltim berharap mampu mempertahankan predikat opini baik dari BPK, sekaligus menjawab harapan masyarakat akan tata kelola pemerintahan yang transparan dan profesional. (Red)












