Tutuyan, NetzID.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo menunjuk tiga pejabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) pada sejumlah perangkat daerah dan unit pelayanan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltim.
Penunjukan tersebut dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan dan masyarakat tidak terganggu oleh adanya perubahan dalam struktur pelaksana tugas di sejumlah instansi.
Surat penunjukan kepada tiga pejabat tersebut diserahkan langsung di Ruang Kerja Bupati Boltim, Rabu (26/8/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga kesinambungan administrasi pemerintahan sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Tiga pejabat yang mendapat amanah sebagai Plt yakni Dr. Roynald Stenly Maramis yang ditunjuk sebagai Plt Direktur UPTD RSUD Boltim, Chandra Mokoginta sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Ade Herly Fachrudin Mokoginta sebagai Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Boltim.
Ketiganya kini memiliki tanggung jawab untuk memastikan tugas pokok dan fungsi masing-masing unit kerja tetap berjalan, terutama sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Bupati Oskar mengatakan, penunjukan Plt dilakukan bukan semata-mata untuk mengisi posisi jabatan, tetapi memastikan tidak ada gangguan terhadap jalannya pemerintahan dan pelayanan publik.
Menurutnya, keberadaan pejabat pelaksana tugas harus mampu menjamin pelayanan masyarakat tetap berlangsung secara efektif, meski terjadi penyesuaian dalam struktur organisasi perangkat daerah.
“Yang paling utama adalah pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan. Karena itu, setiap pejabat yang diberikan amanah harus memastikan tugas dan tanggung jawab di perangkat daerah masing-masing dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar Bupati.
Ia meminta ketiga pejabat tersebut segera memahami tugas dan tanggung jawab yang melekat pada jabatan masing-masing. Profesionalisme, menurutnya, menjadi salah satu kunci agar pelayanan tetap berjalan optimal.
Bupati juga mengingatkan agar amanah tersebut tidak dijalankan sebatas memenuhi kewajiban administratif. Para Plt diminta bekerja secara serius dan memastikan berbagai program pemerintah daerah yang telah berjalan tetap memiliki kesinambungan.
“Saya berharap amanah ini dijalankan dengan sungguh-sungguh, bekerja secara profesional, dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Penekanan terhadap pelayanan menjadi perhatian penting, terutama karena tiga sektor yang dipimpin para Plt memiliki hubungan erat dengan kebutuhan dasar masyarakat.
RSUD Boltim berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memiliki peran dalam penyelenggaraan pendidikan serta pengembangan kebudayaan daerah. Sementara Dinas Sosial berhadapan dengan berbagai program perlindungan dan pelayanan sosial bagi masyarakat.
Selain menjaga pelayanan, Oskar meminta para pejabat yang ditunjuk membangun koordinasi dengan seluruh jajaran di lingkungan kerja masing-masing.
Koordinasi dinilai penting agar proses pengambilan keputusan, administrasi pemerintahan, hingga pelaksanaan program tidak mengalami hambatan selama masa pelaksanaan tugas.
Dengan penunjukan tersebut, Pemkab Boltim berharap seluruh perangkat daerah dapat tetap bergerak secara efektif. Tidak boleh ada kekosongan pelayanan maupun tersendatnya urusan pemerintahan hanya karena adanya pergantian atau penyesuaian pejabat.
Bupati menegaskan, seluruh pejabat yang mendapat amanah harus menjadikan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama dalam menjalankan tugas. (*Red)












