Boltim, NetzID.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, S.E., M.M., kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakatnya dengan turun langsung mengikuti kegiatan kerja bakti bersama warga di Desa Togid, Kecamatan Tutuyan, pada Minggu pagi, 19 Oktober 2025. Kegiatan tersebut difokuskan pada pembuatan plat duiker atau gorong-gorong saluran air di jalan Dusun Desa Togid, yang selama ini menjadi penyebab utama genangan air ketika musim hujan tiba.
Kerja Bakti Ini Menjadi Wujud Kebersamaan Pemerintah dan Masyarakat dalam Membangun Daerah Secara Gotong Royong. Tidak hanya hadir untuk meninjau, Bupati Oskar Manoppo turut hadir bersama warga dalam proses pengerjaan di lapangan.

Kegiatan ini berawal dari inisiatif warga yang kerap mengalami genangan air karena tidak adanya saluran pembuangan yang memadai. Melalui semangat swadaya masyarakat yang tinggi serta dukungan pribadi dari Bupati, pembangunan plat duiker akhirnya dapat terealisasi.
“Alhamdulillah, ini juga bantuan pribadi dari Pak Bupati dan gotong royong warga sekitar. Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini,” ujar salah satu warga sekitar yang ikut bergotong royong. Ia menambahkan, kehadiran langsung Bupati di lokasi menjadi motivasi tersendiri bagi kami selaku warga untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan.

Bupati Oskar Manoppo dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kerja bakti seperti ini adalah bukti sinergi nyata antara Pemerintah dan Masyarakat. “Saya hanya membantu sedikit, selebihnya semangat luar biasa datang dari warga. Pemerintah Daerah tentu akan terus mendukung inisiatif masyarakat yang berupaya memperbaiki lingkungannya,” tutur Bupati.
Ia menjelaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari proyek besar, tetapi juga dari langkah-langkah kecil yang berawal dari kepedulian warga terhadap lingkungan sekitarnya. “Kita bisa mulai dari hal kecil, dari Desa kita sendiri. Dengan gotong royong, semua bisa terlaksana,” tambahnya.
Pembangunan plat duiker ini diharapkan mampu mengurangi genangan air yang sering menutupi akses jalan warga, terutama di musim penghujan. Selain itu, kegiatan ini menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, serta menumbuhkan kembali budaya kerja sama di tingkat desa.
“Terima kasih atas partisipasi Pak Bupati, ini sangat membantu kami pengguna jalan di sini,” ungkap Wiki. Ia berharap agar kegiatan seperti ini bisa dilakukan juga di wilayah lain yang menghadapi persoalan infrastruktur kecil namun berdampak besar bagi masyarakat.
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Bupati Oskar Manoppo menunjukkan bahwa kepemimpinan yang dekat dengan rakyat bukan hanya tentang kebijakan, tetapi tentang tindakan nyata di tengah masyarakat. (Red)












