Boltim, NetzID.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo, S.E. M.M., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Fungsional Penyuluh Pertanian di Ruang Kerja Bupati Boltim, Rabu (31/12/2025). Pelantikan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat.
Pelantikan pejabat fungsional tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kinerja aparatur sipil negara, khususnya dalam memberikan pelayanan, pendampingan, serta pemberdayaan kepada petani di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Pemerintah daerah menilai penyuluh pertanian memiliki peran vital dalam memastikan program pertanian berjalan efektif hingga ke tingkat lapangan.

Adapun pejabat yang diambil sumpah jabatannya yakni Chintya Gita Sartika Modeong, S.P., M.Si sebagai Penyuluh Pertanian Ahli Madya pada Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Kotabunan, Andi Syandri Tontoigon, S.P sebagai Penyuluh Pertanian Ahli Muda pada Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian, serta Arther Supit, S.P sebagai Penyuluh Pertanian Mahir pada Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Boltim.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan tegas kepada para pejabat yang baru dilantik. Penyuluh Pertanian Adalah Ujung Tombak Pemerintah Dalam Mendampingi Petani Di Lapangan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya dedikasi, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas.

“Saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudari yang hari ini telah diambil sumpah jabatan. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Penyuluh pertanian harus mampu menjadi penggerak, pendamping, sekaligus solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi petani,” ujar Bupati Oskar Manoppo.
Bupati juga menegaskan bahwa tantangan sektor pertanian ke depan semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, keterbatasan sarana produksi, hingga tuntutan peningkatan hasil dan kualitas panen. Untuk Itu, Penyuluh Dituntut Terus Meningkatkan Kompetensi Dan Inovasi. Sinergi antara penyuluh, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pertanian yang maju dan berkelanjutan.

Ia berharap keberadaan penyuluh pertanian yang kompeten dapat mendorong peningkatan produktivitas, kesejahteraan petani, serta ketahanan pangan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen untuk terus mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boltim Rita Kamumu serta Kepala Dinas Pertanian Boltim Siti Aisyah Buntuan. (*RR)












