Manado, NetzID.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo, S.E. M.M., menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) Provinsi Sulawesi Utara yang digelar di Hotel Peninsula Manado, Kamis (18/12/2025). Kehadiran Bupati menjadi penegasan komitmen Pemkab Boltim dalam memperkuat perlindungan sosial bagi para pekerja.
Rapat Monev tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulut Maulana Anshari Siregar, Asisten I Pemprov Sulut Denny Mangala, para Kepala Kejaksaan Negeri, para bupati dan wali kota, serta Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan se-Sulawesi Utara.
Forum ini menjadi ajang strategis untuk mengevaluasi sejauh mana capaian kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Selain itu, rapat juga membahas langkah-langkah percepatan dalam mewujudkan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dalam Forum Tersebut, Bupati Oskar Manoppo Menegaskan Komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Dalam Melindungi Pekerja. Ia menekankan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran vital dalam memberikan rasa aman bagi pekerja dari berbagai risiko kerja.
“Jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting untuk melindungi pekerja dari risiko kecelakaan kerja maupun kematian. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar untuk mendorong perluasan kepesertaan, terutama bagi pekerja rentan,” ujar Bupati Oskar Manoppo.
Menurutnya, Pemkab Boltim secara konsisten berupaya memastikan pekerja di berbagai sektor, termasuk petani, nelayan, dan pekerja sektor informal lainnya, dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang layak dan berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi lintas sektor dan kerja sama aktif dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Perlindungan Pekerja Rentan Menjadi Salah Satu Prioritas Pemkab Boltim. Bupati menilai pekerja informal memiliki risiko kerja yang tinggi, namun masih banyak yang belum terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dalam rapat Monev ini, masing-masing daerah memaparkan capaian kepesertaan, kendala yang dihadapi di lapangan, serta strategi yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan kepesertaan dan keaktifan peserta. Diskusi juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam melakukan pendataan dan edukasi kepada masyarakat pekerja.
Selain itu, rapat juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, aparat penegak hukum, dan BPJS Ketenagakerjaan. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam percepatan realisasi Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Sulawesi Utara.
Melalui Forum Ini, Pemerintah Daerah Diharapkan Mampu Mempercepat Perlindungan Sosial Bagi Seluruh Pekerja. Dengan cakupan kepesertaan yang semakin luas, manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan diharapkan dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat pekerja di Sulawesi Utara, termasuk di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. (*RR)












