Boltim, NetzID.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo, S.E. M.M., mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian secara daring dari Ruang Rapat Bupati Boltim, Rabu (24/12/2025). Rakor nasional ini diikuti seluruh gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia sebagai bagian dari pengawasan dan pengendalian keuangan daerah.
Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana realisasi APBD di masing-masing daerah sekaligus mendorong percepatan pelaksanaan program pembangunan. Pemerintah pusat menekankan pentingnya belanja daerah yang berkualitas, efektif, dan tepat sasaran agar mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam forum tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti masih adanya daerah yang realisasi anggarannya belum optimal. Ia meminta seluruh kepala daerah untuk lebih serius melakukan percepatan belanja, khususnya pada sektor strategis seperti infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan. Mendagri Menegaskan Apbd Harus Menjadi Instrumen Utama Dalam Mendorong Pembangunan Dan Daya Beli Masyarakat.
Menanggapi hal itu, Bupati Boltim Oskar Manoppo menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dalam mengelola APBD secara profesional dan bertanggung jawab. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Boltim terus berupaya meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran agar seluruh program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur terus berupaya mengoptimalkan realisasi APBD Tahun 2025 secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Evaluasi ini menjadi momentum penting untuk memastikan setiap program yang dijalankan memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Boltim,” ujar Oskar Manoppo.
Bupati menjelaskan bahwa evaluasi rutin yang dilakukan pemerintah pusat menjadi pengingat sekaligus pendorong bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan perbaikan. Pengelolaan Keuangan Daerah Yang Baik Menjadi Kunci Terwujudnya Pembangunan Berkelanjutan Di Daerah. Oleh karena itu, Pemkab Boltim berkomitmen menindaklanjuti setiap rekomendasi yang disampaikan dalam rakor tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antar perangkat daerah menjadi faktor penting dalam mempercepat realisasi anggaran. Koordinasi yang solid antara BPKPD, Bappeda, dan seluruh OPD diharapkan mampu memastikan program berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.
Turut mendampingi Bupati Boltim dalam kegiatan tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Boltim Samsurizal Korompot serta perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Boltim. Kehadiran jajaran teknis ini menunjukkan keseriusan Pemkab Boltim dalam mengawal pelaksanaan APBD Tahun 2025.
Melalui rakor evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Boltim berharap pelaksanaan APBD ke depan semakin optimal, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah secara menyeluruh. (*RR)












