Sulut, NetzID.com | 22 Juli 2025 – Sebuah prestasi membanggakan datang dari Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Kafka Nasyifa Mamonto, siswi kelas XI dari SMA Negeri 1 Tutuyan, berhasil dinobatkan sebagai Duta Best Public Speaking Sulawesi Utara, dalam ajang Pemilihan Duta Lingkungan Sulawesi Utara, mewakili Boltim di ajang bergengsi tingkat provinsi, (29/7/25).
Remaja kelahiran Togid, 11 Januari, ini baru berusia 17 tahun, namun sudah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam seni berbicara di depan umum tentang kepedulian lingkungan.
Tidak hanya mengandalkan bakat alami, Kafka Syifa Mamonto yang akrab disapa Syifa, juga aktif dalam berbagai kegiatan sekolah dan organisasi. Ia tercatat sebagai anggota OSIS, Pramuka, dan Sanggar Seni.
Hobi olahraga dan keseniannya menjadi fondasi untuk menumbuhkan rasa percaya diri yang kini mengantarkannya ke panggung Sulawesi Utara.
“Sendiri bukan berarti lemah. Aku berdiri di atas kakiku sendiri, dan itu cukup untuk menantang dunia,” ujar Syifa kepada NetzID.com .
Penghargaan ini diberikan dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Ikatan Duta Lingkungan Sulawesi Utara, yang menjaring ratusan peserta dari seluruh kabupaten/kota di provinsi sulawesi utara.
Syifa berhasil mencuri perhatian dewan juri lewat aksi peduli lingkungan yang ia suarakan, yang membahas pentingnya peran anak muda dalam menjaga dan merawat lingkungan.
Prestasi Syifa menjadi simbol kebangkitan anak-anak daerah yang penuh potensi.
Di tengah arus digital dan tantangan zaman, anak muda dari pelosok seperti Tutuyan membuktikan bahwa asal-usul bukanlah penghalang untuk bersinar.
Menurut Kepala SMA Negeri 1 Tutuyan, prestasi ini adalah bukti bahwa pendidikan dan lingkungan yang suportif sangat berpengaruh.
“Syifa adalah contoh nyata siswa yang giat, kreatif, dan berani tampil. Kami bangga memilikinya,” ujar sala satu guru SMA Tutuyan.
Ajang ini bukan hanya soal gelar, tetapi tentang mendorong generasi muda untuk berani menyuarakan ide dan memimpin dengan tindakan akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan.
Syifa diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi remaja lainnya di Boltim untuk tidak ragu tampil di kancah yang lebih luas.
Kini, langkah Syifa terus berjalan. Ia akan terus menyuarakan kepeduliannya tentang lingkungan, tanpa ragu. (Red)












