Polda Sulut Bahas TPPO dan TPPM di Manado

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado, NetzID.com – Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Sulut AKBP Paulus Palamba, SE mewakili Direktur Reskrimum Polda Sulut menjadi pembicara dalam kegiatan sosialisasi pencegahan dan respon terhadap kejahatan transnasional terorganisir terkait migrasi di perairan Manado. Acara ini berlangsung di Hotel Best Western The Lagoon Bahu Mall, Rabu (27/8/2025).

Kegiatan tersebut digagas oleh Destructive Fishing Watch (DFW) bersama International Organization for Migration (IOM) dan diikuti 85 peserta yang terdiri dari para Kepala Lingkungan, Lurah, Tokoh Masyarakat, hingga Camat dari dua Kecamatan di Kota Manado, yaitu Kecamatan Wenang dan Singkil.

Polda Sulut Bahas TPPO dan TPPM di Manado
Camat, Lurah, Kepala Lingkungan dan Tokoh Masyarakat yang mengikuti kegiatan sosialisasi yang di gelar oleh Destructive Fishing Watch bersama International Organization for Migration, dengan pembicara dari Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Sulut AKBP Paulus Palamba, SE, mewakili Direktur Reskrimum Polda Sulut. (27/8/25).

Dalam paparannya, AKBP Paulus Palamba menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM). “Masyarakat perlu tahu perbedaan, modus, dan cara penanganan dua tindak pidana ini. Jangan sampai menjadi korban karena kurang informasi,” ujarnya.

Menurutnya, TPPO dan TPPM kerap memanfaatkan kerentanan ekonomi serta minimnya informasi di kalangan masyarakat pesisir. Modus yang digunakan antara lain iming-iming pekerjaan dengan gaji besar di luar daerah maupun luar negeri, hingga penyelundupan manusia melalui jalur laut. “Banyak kasus korban dijanjikan pekerjaan layak, tapi justru berakhir pada eksploitasi. Kita harus waspada,” tegas Palamba.

Polda Sulut Bahas TPPO dan TPPM di Manado
Tampak serius para peserta mendengarkan materi sosialisasi dari Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Sulut AKBP Paulus Palamba, SE, yang mewakili Direktur Reskrimum Polda Sulut.

Data dari International Organization for Migration menunjukkan, kasus perdagangan orang di kawasan Asia Tenggara terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Indonesia sendiri menjadi salah satu negara asal dan transit bagi sindikat perdagangan manusia. Manado, sebagai daerah pesisir dan jalur laut, memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi.

Baca Juga :  Judi Sabung Ayam Mopugad Masih Jalan, Polisi Bergerak

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat dalam mencegah terjadinya kejahatan transnasional terorganisir. “Peran masyarakat sangat penting, terutama di wilayah pesisir. Melalui kerjasama dengan Aparat, masyarakat bisa menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dini praktik perdagangan orang maupun penyelundupan manusia,” jelas Palamba.

Salah satu peserta, Lurah di Kecamatan Singkil, mengaku sosialisasi ini sangat bermanfaat. “Kami jadi lebih tahu bagaimana modus pelaku dan cara melapor jika menemukan indikasi. Ini penting agar warga bisa terlindungi,” ujarnya.

Acara berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta diberi ruang untuk menyampaikan pengalaman di lapangan serta kendala yang dihadapi dalam upaya pencegahan kejahatan perdagangan manusia.

Dengan adanya edukasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin tinggi dan mampu membentengi diri dari bujuk rayu sindikat perdagangan manusia. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Keluarga Lasambu Soroti Batas Lahan dalam Konstatering PN Kotamobagu
Dugaan Kasus Anak di Tutuyan II, Warga Minta Polisi Turun Tangan
Bupati Oskar Dorong Penguatan Hukum Program Perumahan di Boltim
PETI Huntuk Disasar Aparat, Ada WNA China hingga Anak Mantan Pejabat
Bupati Oskar dan Wabup Argo Hadiri HUT ke-62 Provinsi Sulut
Bupati Oskar Teken Kerja Sama BPJS, Layanan Kesehatan Dipermudah
Wabup Argo Hadiri Paripurna HUT ke-62 Sulut
KadisnakerTrans Boltim Dorong Penguatan Ranperda Jaminan Sosial Pekerja

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:14 WITA

Dugaan Kasus Anak di Tutuyan II, Warga Minta Polisi Turun Tangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:48 WITA

Bupati Oskar Dorong Penguatan Hukum Program Perumahan di Boltim

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:54 WITA

PETI Huntuk Disasar Aparat, Ada WNA China hingga Anak Mantan Pejabat

Rabu, 23 September 2026 - 20:58 WITA

Bupati Oskar dan Wabup Argo Hadiri HUT ke-62 Provinsi Sulut

Rabu, 23 September 2026 - 20:42 WITA

Bupati Oskar Teken Kerja Sama BPJS, Layanan Kesehatan Dipermudah

Berita Terbaru

Foto: Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo membuka Bimtek Panitia Pemilihan Sangadi 2026 di aula lantai III Kantor Bupati Boltim, Rabu (28/10/2026). Ia menegaskan pentingnya profesionalisme, netralitas, dan integritas panitia.

Advertorial

Bupati Oskar Manoppo Buka Bimtek Panitia Pilsang 2026

Kamis, 29 Okt 2026 - 11:31 WITA

Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo menghadiri Rakornas TPAKD 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, yang dibuka Presiden RI Prabowo Subianto, Kamis (22/10/2026).

Advertorial

Bupati Oskar Manoppo Hadiri Rakornas TPAKD 2026 di Jakarta

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:33 WITA