Bongkudai, NetzID.com – Majelis Pembimbing Saka Amal Bhakti Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) resmi dilantik oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Boltim, Kak Medy M. Lensun, ST., dalam kegiatan Perkemahan Pramuka Madrasah ke-2 tingkat kabupaten yang digelar di halaman MTsN 1 Boltim, Minggu (24/8/2025).
Pelantikan yang disaksikan ratusan peserta dari madrasah se-Boltim serta perwakilan SMTK Mooat ini sekaligus menjadi tonggak sejarah baru bagi Gerakan Pramuka Kementerian Agama di Boltim. Dengan mengusung tema “Moderasi Beragama”, perkemahan ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga momentum memperkuat peran Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda.

“Pelantikan Majelis Pembimbing Saka Amal Bhakti ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dan Gerakan Pramuka. Kami berharap pengurus yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi dalam pembinaan karakter generasi muda,” kata Kak Medy dalam sambutannya.
Kegiatan Ini Ditandai Dengan Penyerahan Pataka Dari Ketua Kwartir Cabang Kepada Ketua Majelis Pembimbing Saka Amal Bhakti Sebagai Simbol Amanah Pembinaan.

Adapun Ketua Majelis Pembimbing Saka Amal Bhakti periode 2025–2030 adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boltim, Dr. H. Aswin Kiay Demak, M.Pd.I. Beliau didampingi unsur pimpinan dari Seksi Haji dan Bimas Islam, Pendidikan Islam, Bimas Kristen, Subbag Tata Usaha, Kepala KUA dari lima kecamatan, serta kepala madrasah negeri dan Kepala SMTK Mooat yang turut menjadi anggota.
Majelis Pembimbing Saka Amal Bhakti memiliki masa bakti hingga 2030 dan diberi tanggung jawab untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi pembinaan Satuan Karya Pramuka di lingkungan Kementerian Agama. Tugas tersebut mencakup pembinaan kelembagaan, pengembangan kegiatan operasional, serta memastikan gerakan Pramuka berjalan sesuai nilai keagamaan dan kebangsaan.

Dalam sambutannya, Dr. Aswin Kiay Demak menegaskan bahwa keberadaan majelis pembimbing bukan hanya seremonial, tetapi menjadi pendorong utama pembentukan generasi Pramuka yang moderat, mandiri, dan berakhlak mulia.
“Kehadiran Majelis Pembimbing Saka Amal Bhakti ini bukan sekadar simbol kelembagaan, tetapi panggilan tanggung jawab untuk terus menanamkan nilai-nilai moderasi, toleransi, dan semangat kebersamaan kepada generasi muda,” ujar Aswin.
Pembentukan Majelis Pembimbing Saka Amal Bhakti Dinilai Sebagai Langkah Vital Dalam Membangun Generasi Muda Yang Religius Dan Inklusif Di Boltim.
Dengan dilantiknya majelis pembimbing ini, Kementerian Agama Boltim kini memiliki struktur pembimbing yang lebih kuat untuk mendukung program kepramukaan lima tahun ke depan.
Sinergi antara Kemenag dan Gerakan Pramuka diharapkan mampu melahirkan program-program inovatif, yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga penanaman nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan di kalangan pelajar madrasah dan sekolah lintas agama. (*Red)












