Nuangan, NetzID.com – Penonton yang memadati Lapangan Garuda Nuangan 1, Selasa malam (22/7/2025), disuguhi laga dramatis penuh gol di ajang Tripika Cup Putri Kecamatan Nuangan 2025. Pertandingan antara Casanova FC Motongkad Selatan dan Putri Salju Nuangan Selatan berakhir dengan skor telak dan kejutan prestasi individu luar biasa.
Mentari Talimbekas, striker andalan Putri Salju, mencetak tujuh gol dalam satu pertandingan dan kini memuncaki daftar top skor sementara dengan total 13 gol dalam dua pertandingan. Sebuah performa yang menggemparkan dan menunjukkan kualitasnya sebagai predator di lini depan.

“Saya hanya ingin bermain maksimal untuk tim. Gol ini bukan untuk saya, tapi untuk Putri Salju Nuangan Selatan,” ujar Mentari merendah usai pertandingan.
Tambahan dua gol lainnya dicetak oleh Sola Mananohas, eks pemain Timnas Pertiwi U-17, yang tampil konsisten mengatur ritme permainan dari lini tengah sambil sesekali menusuk ke pertahanan lawan.
Skor akhir pertandingan menunjukkan dominasi penuh Putri Salju Nuangan Selatan atas Casanova FC Motongkad Selatan, yang meskipun sempat memberikan perlawanan, harus mengakui keunggulan lawan dengan kekalahan telak.

“Kemenangan ini adalah hasil kerja keras dan latihan disiplin. Tapi turnamen belum selesai, kami akan terus fokus,” ujar pelatih Putri Salju, Bagus Salote yang adalah putra asli Nuangan
Novita Ibrahim selaku Manager Putri Salju dan Sangadi Nuangan Selatan menyampaikan, ucapan terima kasih kepada bapak/ibu yang menjadi sponsor utama tim Putri Salju Nuangan Selatan. Juga terima kasih kepada seluruh elemen masyarkat desa Nuangan Selatan yang selalu memberikan dukungan penuh kepada Tim Putri Salju saat tampil bertanding. Sekali lagi saya sampaikan terima kasih banyak. Tutup Novita.
Dengan hasil ini, Putri Salju Nuangan Selatan resmi keluar sebagai Juara Grup C, sementara Casanova FC Motongkad Selatan menempati posisi Runner Up, dan dipastikan melaju ke putaran berikutnya.
Tripika Cup Putri Kecamatan Nuangan 2025 kini makin sengit. Mentari Talimbekas mencuri perhatian netizen lokal berkat ketajamannya yang luar biasa. Banyak yang menyebutnya sebagai “Erling Haaland versi Nuangan”.
Ajang tahunan ini tidak hanya jadi wadah kompetisi, tapi juga panggung lahirnya talenta-talenta muda sepak bola putri di Bolaang Mongondow Timur. (Red)












