Tutuyan, NetzID.com | 17 Juni 2025 – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali menunjukkan langkah progresif dalam memperkuat fondasi birokrasi daerah. Bertempat di Aula Kantor Bupati, sebanyak 122 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Boltim, Oskar Manoppo, S.E., M.M., pada Selasa (17/6/2025). Momentum ini menjadi simbol kuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Formasi PPPK yang dilantik meliputi tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis dari hasil seleksi nasional PPPK Formasi Tahun 2024. Dari total 123 peserta yang dinyatakan lulus, satu orang atas nama Isyenita Salindeho (formasi Guru Penjasorkes Ahli Pertama) diketahui telah meninggal dunia sebelum prosesi pelantikan.

Dalam sambutannya, Bupati Oskar menekankan bahwa status sebagai aparatur bukanlah sekadar label pekerjaan, tetapi bentuk pengabdian yang menuntut integritas tinggi, etika kerja yang baik, serta kedisiplinan dalam menjalankan tugas.
“Menjadi PPPK bukan hanya soal kelulusan tes. Ini adalah amanah negara. Tunjukkan kinerja, loyalitas, dan rasa tanggung jawab sebagai pelayan publik,” ujar Oskar penuh ketegasan.
Ia juga mengingatkan agar seluruh PPPK memahami posisi dan perannya dalam struktur organisasi secara profesional, serta mampu menjadi agen perubahan dalam memperkuat kualitas pelayanan di sektor masing-masing. Pemerintah, katanya, menaruh harapan besar agar PPPK yang baru ini menjadi energi baru dalam birokrasi Boltim.

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat ini turut dihadiri Ketua TP-PKK Ny. Rosita Manoppo-Pobela, S.E., M.Si., Pj. Sekda Moh. Iksan Pangalima, S.Pi., M.A.P., para asisten, kepala perangkat daerah, serta keluarga PPPK yang memenuhi aula untuk memberikan semangat dan dukungan.
Pengangkatan ini tidak hanya menambah jumlah ASN di Boltim, tetapi juga diharapkan menghadirkan wajah baru pelayanan yang ramah, cepat, dan solutif. Dengan tambahan personel yang terseleksi secara nasional, Bupati Oskar optimistis bahwa tata kelola birokrasi Boltim akan semakin kuat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami tidak butuh hanya pegawai, kami butuh pelayan rakyat. Anda semua adalah bagian dari perubahan yang kami bangun,” tegas Oskar di hadapan peserta pelantikan.
Langkah Pemkab Boltim ini menegaskan arah pembangunan yang tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga infrastruktur sumber daya manusia. Kehadiran PPPK baru adalah investasi jangka panjang untuk kualitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat yang lebih baik.
Penulis: (R) | Editor: Tim Redaksi NetzID.com











