Manado, NetzID.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo bersama Wakil Bupati Argo Vinsensius Sumaiku menghadiri pengukuhan pengurus Srikandi Jaga Desa se-Sulawesi Utara masa bakti 2026-2031. Dalam momentum tersebut, kepengurusan DPC Srikandi Jaga Desa Kabupaten Boltim juga resmi dikukuhkan.
Pengukuhan berlangsung di Kantor Wali Kota Manado, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi sekaligus membuka ruang lebih besar bagi perempuan untuk terlibat dalam pembangunan desa.

Bagi Pemerintah Kabupaten Boltim, hadirnya Srikandi Jaga Desa bukan sekadar pembentukan organisasi. Keberadaannya diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, memperkuat pengawasan tata kelola pemerintahan desa, serta meningkatkan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Sejumlah kepala daerah di Sulawesi Utara turut hadir dalam agenda tersebut. Hadir pula Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Jacob Hendrik Pattipeilohy, jajaran Kepala Kejaksaan Negeri se-Sulut, serta sejumlah pejabat daerah.

Dari unsur organisasi, tampak Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama, Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa Ella Tubagoes, Sekretaris Jenderal DPP Srikandi Jaga Desa Mia Amiati, Ketua DPD ABPEDNAS Sulut Stevanus Liow, dan Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulut Gresty Masie.
Untuk Kabupaten Boltim, Angel Regina Wenas dipercaya memimpin DPC Srikandi Jaga Desa. Ia didampingi Deisy Minarni Simbala sebagai sekretaris dan Chandra Walangitan sebagai bendahara untuk masa bakti 2026-2031.
Bupati Oskar menyambut positif terbentuknya kepengurusan tersebut. Menurut dia, organisasi ini dapat menjadi ruang bagi perempuan untuk mengambil bagian lebih aktif dalam pembangunan, terutama di tingkat desa.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi awal dari sebuah tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” kata Bupati Oskar.
Ia menekankan, perempuan memiliki posisi penting dalam proses pembangunan. Karena itu, penguatan kapasitas dan partisipasi perempuan dinilai perlu terus didorong agar berbagai potensi yang ada di masyarakat dapat berkembang.
Bupati Oskar juga meminta pengurus Srikandi Jaga Desa Boltim menjaga soliditas internal dan membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar program pemberdayaan yang dijalankan organisasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi warga.
Srikandi Jaga Desa sendiri merupakan sayap organisasi ABPEDNAS yang berfokus pada pemberdayaan dan penguatan peran perempuan, khususnya dari unsur BPD dan LPMK. Organisasi tersebut diarahkan untuk ikut memperkuat kapasitas perempuan sebagai mitra dalam pembangunan dan pengawasan tata kelola pemerintahan desa.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru di Boltim, Bupati Oskar Manoppo berharap Srikandi Jaga Desa dapat menjadi ruang pengabdian sekaligus wadah kolaborasi untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
“Selamat kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan. Jalankan amanah dengan baik, jaga kekompakan, dan terus berkolaborasi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” pungkasnya. (*Red)












