Boltim, NetzID.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Bupati Boltim), Oskar Manoppo, resmi menunjuk dua pejabat pelaksana tugas (Plt) di jajaran pemerintahan daerah. Penunjukan itu berlangsung di ruang kerja Bupati, Senin (1/9/2025) disaksikan Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, serta Kepala BKPSDM, Rita Kamumu.
Adapun pejabat yang ditunjuk yaitu Nanin S. Ginoga sebagai Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), serta Murija Mokodongan sebagai Plt Inspektur Pembantu Investigasi pada Inspektorat Daerah.

Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa penunjukan ini bukan sekadar rotasi jabatan. Menurutnya, langkah tersebut adalah bagian dari strategi nyata Pemkab Boltim untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan maksimal, sekaligus memperkuat fungsi pengawasan di lingkungan birokrasi.
“Pejabat Yang Ditunjuk Harus Segera Beradaptasi Dengan Tugas Dan Tanggung Jawabnya. Jaga Integritas, Laksanakan Amanah Dengan Sungguh-Sungguh, Dan Pastikan Pelayanan Serta Pengawasan Berjalan Tanpa Kendala,” tegas Oskar dalam arahannya.
Penunjukan Nanin Ginoga sebagai Plt Kepala DPMPTSP diharapkan dapat memperkuat kinerja pelayanan satu pintu, khususnya dalam urusan investasi daerah. Selama ini, DPMPTSP menjadi garda depan bagi masyarakat dan pelaku usaha yang membutuhkan kemudahan layanan perizinan.
Sementara itu, penempatan Murija Mokodongan di Inspektorat Daerah dinilai penting untuk memperkuat fungsi pengawasan. Posisi Inspektur Pembantu Investigasi memiliki peran strategis dalam memastikan tata kelola pemerintahan berjalan transparan dan akuntabel.
“Pengawasan internal harus semakin tajam, profesional, dan bebas intervensi. Ini penting agar roda pemerintahan tetap pada jalurnya,” ujar Oskar menambahkan.
Kehadiran dua Plt baru ini diyakini akan semakin memperkuat barisan birokrasi. Dengan kepemimpinan yang solid, Pemkab Boltim optimistis bisa mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.
Menurut Sekda M. Iksan Pangalima, sinergi antar-OPD menjadi kunci dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana. “Jangan sampai ada celah yang menghambat pelayanan publik. Semua harus bergerak dalam satu irama demi kepentingan masyarakat Boltim,” kata Iksan.
Langkah penyegaran birokrasi ini juga menjadi penegasan komitmen Pemkab Boltim terhadap visi besar daerah: Boltim Bangkit. Dengan penempatan pejabat yang tepat, pemerintah daerah ingin menegaskan bahwa pelayanan publik dan fungsi pengawasan adalah prioritas utama.
Pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan langsung dampak positif dari kebijakan ini, baik dalam bentuk layanan yang cepat dan mudah, maupun tata kelola pemerintahan yang lebih bersih. (Red)












