Bupati Oskar: Perubahan APBD 2026 Harus Jawab Kebutuhan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo saat memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD Boltim terkait kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026, Jumat (14/8/2026).

Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo saat memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD Boltim terkait kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026, Jumat (14/8/2026).

Tutuyan, NetzID.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo, SE, MM menegaskan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 harus benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan daerah.

Penegasan itu disampaikan Bupati Oskar Manoppo saat menghadiri dan memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Boltim dalam rangka kesepakatan antara kepala daerah dan DPRD atas Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, Jumat malam (14/8/2026).

Bupati Oskar: Perubahan APBD 2026 Harus Jawab Kebutuhan Rakyat

Menurut Bupati, proses pembahasan KUA dan PPAS tidak hanya menjadi tahapan administratif dalam penyusunan anggaran daerah. Di dalamnya terdapat proses demokrasi yang mempertemukan berbagai pandangan untuk menentukan arah kebijakan pembangunan.

Ia menyebut perbedaan pendapat, adu argumentasi hingga pembahasan secara mendalam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses tersebut.

“Seluruh proses tersebut merupakan bagian penting dari mekanisme demokrasi sekaligus wujud tanggung jawab bersama untuk memastikan setiap kebijakan anggaran benar-benar diarahkan bagi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Bolaang Mongondow Timur,” kata Bupati.

Bupati Oskar: Perubahan APBD 2026 Harus Jawab Kebutuhan Rakyat

Bupati juga mengingatkan agar pengelolaan belanja daerah dilakukan secara cermat, tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap anggaran yang dikeluarkan pemerintah, kata dia, harus memiliki manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Kita harus memastikan bahwa setiap rupiah uang yang dibelanjakan pemerintah daerah memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan dilaksanakan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta tertib administrasi pemerintahan,” tegasnya.

Dalam perubahan APBD 2026, Pemkab Boltim tetap menempatkan sejumlah sektor yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat sebagai prioritas.

Fokus tersebut mencakup pendidikan, kesehatan, pemulihan dan penguatan ekonomi kerakyatan, pengentasan kemiskinan, serta pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur publik.

Bupati Oskar: Perubahan APBD 2026 Harus Jawab Kebutuhan Rakyat

Bupati Oskar Manoppo menilai arah kebijakan tersebut penting untuk memastikan anggaran daerah tidak berhenti pada dokumen perencanaan, tetapi diterjemahkan menjadi program yang mampu memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Sinergi PKK dan Pemerintah Desa Dodap Mikasa: Kerja Bakti Demi Lingkungan Sehat

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk menjaga komitmen bersama setelah kesepakatan KUA dan PPAS Perubahan 2026 tercapai. Menurutnya, dokumen anggaran harus dipandang sebagai instrumen untuk menjawab kebutuhan rakyat.

“KUA dan PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026 yang kita sepakati hari ini bukan sekadar dokumen perencanaan dan angka-angka dalam anggaran. Di balik setiap angka terdapat kebutuhan masyarakat, kepentingan pembangunan, dan tanggung jawab kita sebagai penyelenggara pemerintahan,” ujarnya.

Bupati menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pemangku kepentingan memastikan setiap keputusan anggaran bermuara pada kepentingan masyarakat Boltim.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri anggota DPRD Boltim, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, S.Pi., MAP., para asisten, kepala OPD serta para camat. (*Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Oskar Usulkan 825 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
Bupati Oskar Dorong Warga Lokal Jadi Tenaga Kerja Geothermal
Alat Berat Disorot, Cuitan Harmoko Dinilai Provokatif
Ketua TP-PKK Boltim Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lanut
Bunong Putra Togid Cukur Moyongkota 4-0, Tantang Burako di Final
PT ASA Salurkan Beasiswa untuk 14 Mahasiswa Boltim
Siapa di Balik Aktivitas Hutan Mintu? Ini Nama yang Disebut
Hutan Mintu Disorot, Pemkab Boltim Temukan Akses Jalan dari Minsel

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 12:37 WITA

Bupati Oskar Usulkan 825 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WITA

Bupati Oskar Dorong Warga Lokal Jadi Tenaga Kerja Geothermal

Kamis, 10 September 2026 - 12:31 WITA

Alat Berat Disorot, Cuitan Harmoko Dinilai Provokatif

Kamis, 10 September 2026 - 10:31 WITA

Ketua TP-PKK Boltim Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lanut

Selasa, 8 September 2026 - 19:16 WITA

Bunong Putra Togid Cukur Moyongkota 4-0, Tantang Burako di Final

Berita Terbaru

Aktivitas ekskavator di Desa Lanut, Kecamatan Modayag, Boltim, kembali disorot. Pernyataan Harmoko Mando terkait aktivitas tersebut turut menjadi perhatian.

Boltim

Alat Berat Disorot, Cuitan Harmoko Dinilai Provokatif

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:31 WITA