Nuangan, NetzID.com | Tim Mutiara Hitam Desa Bai membuka laga perdana Grup E dengan kemenangan meyakinkan atas tamunya Tutuyan FC Wonders, Kamis (10/7/2025), di Lapangan Sepak Bola Garuda Nuangan. Skor akhir 2-0 yang disumbang oleh Hopni Hontong, sang striker nomor punggung 11, yang mencetak gol di menit ke-59 dan 66.
Kemenangan ini mengantarkan Mutiara Hitam Desa Bai mengamankan 3 poin penting di awal kompetisi Tripika CUP 2025 Kecamatan Nuangan Grup E.
Dikelola oleh manajer Doan Mokoagow, skuad Bai tampil dominan terutama di babak kedua, memanfaatkan keunggulan fisik dan pengalaman para pemainnya yang merupakan hasil transfer dari berbagai wilayah di Sulawesi Utara.
“Kami bersyukur dengan hasil ini. Anak-anak bermain disiplin dan mengikuti strategi yang telah dirancang,” ujar Doan usai pertandingan kepada awak media.
Di sisi lain, tim Tutuyan FC Wonders yang dibesut oleh pelatih muda Aprisal Ginoga, harus mengakui keunggulan tim Mutiara Hitam Bai.
Meski bertumpu pada kekuatan pemain lokal, Tutuyan FC tampil berani di babak pertama namun mulai kelelahan di babak kedua dan gagal mengantisipasi dua momen penting dari Hopni Hontong.
“Kekalahan ini jadi pelajaran penting. Kami akan bangkit di pertandingan berikutnya,” ucap Aprisal Ginoga, pelatih Tutuyan FC, optimistis.
Pertandingan dipimpin oleh wasit Farel Sumual, dibantu dua hakim garis Yuda Makalunsenge dan Rian Alheid, serta diawasi oleh Apri Karundeng sebagai pengawas pertandingan.
Kemenangan ini menempatkan Mutiara Hitam Bai di puncak klasemen sementara Grup E. Tutuyan FC Wonders, meskipun kalah, masih memiliki peluang lolos jika mampu tampil maksimal di pertandingan kedua.
“Kami tidak akan menyerah. Pertandingan belum berakhir, dan kami akan habis-habisan di laga selanjutnya melawan Tim Asmos JR Dumagin,” tegas salah satu pemain Tutuyan FC Wonders kepada NetzID.
Ajang ini sendiri menjadi panggung unjuk gigi para pemain muda dan talenta daerah yang ingin dilirik klub-klub besar.
Perpaduan pemain lokal dan hasil transfer membuat persaingan di grup E menjadi salah satu yang paling sengit di turnamen Tripika CUP 2025 Kecamatan Nuangan. (*Red)












