Tutuyan, NetzID.com – Putaran kedua Open Turnamen Bupati CUP Boltim 2026 resmi dibuka dengan laga yang langsung menyita perhatian ribuan penonton. Duel antara juara bertahan Burako Alason FC melawan tim kebanggaan ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow Timur(Boltim), Tutuyan City FC, berlangsung sengit di Lapangan Gogaluman Tutuyan, Selasa (14/7/2026). Pertandingan yang dipenuhi tensi tinggi, adu strategi, serta drama hingga menit-menit akhir itu akhirnya berakhir imbang 2-2.
Burako Alason turun dengan kekuatan terbaiknya. Sejumlah pemain berpengalaman seperti Erdin Dali, Hopni Hontong, Vano, Risal Bases, Riandi Subuh, Timan Kadula hingga penjaga gawang Yuda Pratama langsung dipercaya mengisi starting eleven. Sejak peluit awal dibunyikan, tim juara bertahan tampil agresif dan mendominasi jalannya pertandingan melalui penguasaan bola yang rapi serta tekanan dari berbagai sisi lapangan.

Dominasi tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-16. Berawal dari skema serangan yang dibangun dari lini tengah, Hopni Hontong berhasil memanfaatkan celah di depan gawang Tutuyan City dan melepaskan penyelesaian akhir yang tak mampu dihentikan penjaga gawang lawan. Gol itu membawa Burako Alason unggul 1-0 sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para pemain.
Meski terus berada di bawah tekanan, Tutuyan City tidak kehilangan semangat. Tim asuhan Coach Buyung perlahan menemukan ritme permainan dan mulai berani melancarkan serangan balik cepat. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil saat memasuki masa injury time babak pertama. Viktor Ambo, striker yang sebelumnya telah mengoleksi lima gol di turnamen ini, sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan peluang di depan gawang Burako Alason. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pertandingan semakin terbuka. Tutuyan City berusaha membongkar pertahanan lawan melalui serangan dari kedua sisi sayap. Sementara Burako Alason tetap mengandalkan pengalaman para pemainnya untuk mengendalikan tempo permainan dan menciptakan peluang berbahaya.
Momentum kembali berpihak kepada Burako Alason pada menit ke-70 setelah wasit Tomi Manggopa menunjuk titik putih menyusul pelanggaran pemain Tutuyan City di dalam kotak penalti. Risky Mokoagow yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penaltinya membawa Burako Alason kembali memimpin dengan skor 2-1.

Tertinggal satu gol membuat Tutuyan City meningkatkan intensitas serangan. Rafli Umar beberapa kali mengancam melalui sisi kanan, memaksa lini belakang Burako Alason bekerja ekstra keras. Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79. Ruth Lamusi yang mengenakan nomor punggung 14 berhasil lolos dari jebakan offside sebelum menerima umpan terobosan dan melepaskan penyelesaian tenang yang mengubah skor menjadi 2-2.
Sisa waktu pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat tidak ada tambahan gol hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Pelatih Burako Alason, Firman Usman, mengaku tetap bersyukur atas hasil yang diraih meski belum sesuai target. Menurutnya, seluruh pemain telah bekerja keras sepanjang pertandingan dan satu poin tetap menjadi modal penting untuk menghadapi laga berikutnya. Senada dengan itu, kapten Burako Alason, Herry Lontoh, mengaku puas dengan perjuangan rekan-rekannya dan optimistis timnya mampu tampil lebih baik pada pertandingan selanjutnya.

Di kubu Tutuyan City, Coach Buyung menilai hasil imbang tersebut sudah sesuai harapan mengingat lawan yang dihadapi merupakan juara bertahan dengan materi pemain berkualitas. Kapten Tutuyan City, Hary Yahya, juga menyampaikan rasa puas karena timnya berhasil mencuri satu poin meski belum tampil dengan kekuatan penuh akibat beberapa pemain belum bergabung.

Laga bergengsi tersebut turut disaksikan langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, bersama Ketua TP-PKK Boltim, Ny. Rosita Manoppo Pobela, yang tampil sporty mengenakan jersey Timnas Argentina. Kehadiran keduanya semakin menambah semarak pertandingan yang dipadati suporter Burako Alason dari Ratatotok maupun pendukung tuan rumah Tutuyan City. Atmosfer meriah yang tercipta di Lapangan Gogaluman menjadi bukti bahwa Bupati CUP Boltim 2026 terus menjadi magnet bagi pecinta sepak bola di wilayah Bolaang Mongondow Timur dan sekitarnya. (Red)












