Kronologi Tas Turis Australia Dicuri di Sekolah, Pelaku Ditangkap dalam Sehari

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Boltim, AKPB Golfried Hasiholan saat menyerahkan barang milik Turis asal Australia Mr. Fred Josef Splenger

Kapolres Boltim, AKPB Golfried Hasiholan saat menyerahkan barang milik Turis asal Australia Mr. Fred Josef Splenger

Boltim, NetzID.com | Seorang turis asal Australia bernama Mr. Fred Josef Splenger mengalami kejadian tak mengenakkan saat berkunjung ke Desa Kotabunan Barat, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Niat menginap sementara di halaman SDN 2 Togulu pada Sabtu malam (12/7) justru berujung hilangnya tas miliknya.

Tas tersebut diletakkan di atas sepeda yang diparkir tak jauh dari sekolah. Namun, saat Mr. Splenger bangun pagi sekitar pukul 05.50 WITA, tas berisi uang tunai dolar, paspor, ATM, SIM, dan barang pribadi lainnya sudah raib.

Kehilangan ini langsung dilaporkan oleh warga sekitar ke Polsek Kotabunan, yang dengan sigap menerima laporan korban pada pukul 06.10 WITA.

Tak menunggu lama, anggota polisi langsung turun ke lokasi untuk menyelidiki kejadian tersebut dan membuatkan surat keterangan kehilangan.

Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan, S.H., M.Si. langsung memberikan atensi terhadap kasus tersebut.

Ia menginstruksikan Kapolsek Urban Kotabunan AKP Budi Priyanto, S.Sos, bersama tim yang terdiri dari Aiptu Irwan Mokodompi, Briptu Gralvy T. Wungkar, dan Brigadir Fajri Mokoginta untuk segera mengungkap kasus ini.

Perkembangan pun terjadi cepat. Pada pukul 11.25 WITA, polisi menerima informasi dari warga soal penemuan ATM dan SIM milik Mr. Splenger. Penyisiran pun dilakukan.

Hingga akhirnya, sekitar pukul 17.00 WITA, tim Reskrim berhasil mengidentifikasi dan mengamankan pelaku pencurian bernama Gadafi Mamonto alias Idai, warga Desa Kotabunan Induk.

Pelaku bahkan menunjukkan lokasi ia membuang paspor dan uang dolar korban, yang sempat disembunyikan.

Kapolres Boltim kemudian turun langsung ke Polsek Kotabunan pada pukul 19.25 WITA dan memerintahkan agar pelaku segera dibawa ke Polres Boltim untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari penangkapan ini, barang bukti yang berhasil diamankan antara lain uang tunai sebesar 370 dolar Australia dalam pecahan 50 dan 20 dolar.

Baca Juga :  Judi Sabung Ayam Mopugad Masih Jalan, Polisi Bergerak

Pelaku diketahui bukan pertama kali melakukan aksi pencurian dan kini diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini membuktikan kolaborasi cepat antara masyarakat dan kepolisian dapat menghasilkan penegakan hukum yang efektif, bahkan dalam kasus yang melibatkan warga negara asing. (*Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Oskar Usulkan 825 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
Bupati Oskar Dorong Warga Lokal Jadi Tenaga Kerja Geothermal
Alat Berat Disorot, Cuitan Harmoko Dinilai Provokatif
Ketua TP-PKK Boltim Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lanut
Bunong Putra Togid Cukur Moyongkota 4-0, Tantang Burako di Final
PT ASA Salurkan Beasiswa untuk 14 Mahasiswa Boltim
Siapa di Balik Aktivitas Hutan Mintu? Ini Nama yang Disebut
Hutan Mintu Disorot, Pemkab Boltim Temukan Akses Jalan dari Minsel

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 12:37 WITA

Bupati Oskar Usulkan 825 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WITA

Bupati Oskar Dorong Warga Lokal Jadi Tenaga Kerja Geothermal

Kamis, 10 September 2026 - 12:31 WITA

Alat Berat Disorot, Cuitan Harmoko Dinilai Provokatif

Kamis, 10 September 2026 - 10:31 WITA

Ketua TP-PKK Boltim Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lanut

Selasa, 8 September 2026 - 19:16 WITA

Bunong Putra Togid Cukur Moyongkota 4-0, Tantang Burako di Final

Berita Terbaru

Aktivitas ekskavator di Desa Lanut, Kecamatan Modayag, Boltim, kembali disorot. Pernyataan Harmoko Mando terkait aktivitas tersebut turut menjadi perhatian.

Boltim

Alat Berat Disorot, Cuitan Harmoko Dinilai Provokatif

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:31 WITA