Andika Mamonto Siap Perjuangkan Koperasi Merah Putih di Desa Matabulu

Sabtu, 31 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sangadi Matabulu Andika Mamonto, S.Pd saat mengabadikan momen di Kegiatan Rakor Percepatan Pembentukan KopDes Merah Putih di Manado.

Foto: Sangadi Matabulu Andika Mamonto, S.Pd saat mengabadikan momen di Kegiatan Rakor Percepatan Pembentukan KopDes Merah Putih di Manado.

Manado, NetzID.com – Sabtu, 31 Mei 2025, bertempat di Aula Graha Negara Gubernuran Bumi Beringin Manado dipenuhi suasana penuh antusias. Para sangadi (kepala desa), pejabat, dan tokoh penting dari berbagai wilayah di Provinsi Sulawesi Utara berkumpul dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Salah satu yang hadir adalah Sangadi Desa Matabulu, Andika Mamonto, S.Pd.

Rapat yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ini merupakan tindak lanjut program nasional Presiden Indonesia Prabowo Subianto, yang menargetkan pembentukan Koperasi Merah Putih di 80.000 desa se-Indonesia. Program ini dirancang untuk memperkuat perekonomian desa melalui pengelolaan potensi lokal berbasis koperasi.

“Momentum Rakor ini sangat penting bagi kami di desa. Ini bukan sekadar hadir di rapat, tapi bagian dari gerakan besar yang digagas langsung Presiden Prabowo. Desa Matabulu juga ikut dalam barisan ini,” ungkap Andika kepada NetzID.com.

Andika menjelaskan, pihaknya telah menuntaskan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk membentuk struktur kepengurusan Koperasi Merah Putih di Desa Matabulu, Kecamatan Nuangan. Tahapan berikutnya, kata dia, adalah melengkapi dokumen administrasi sebagai syarat pengurusan akta notaris, yang akan menjadi landasan hukum resmi koperasi. Menariknya, Andika sendiri tidak hanya berperan sebagai sangadi, tapi juga sebagai Ketua Pengawas Koperasi Merah Putih Desa Matabulu.

“Kami tak ingin koperasi ini hanya jadi nama. Ini adalah jalan untuk menghidupkan gotong royong, mendorong usaha mikro, dan membangun kemandirian ekonomi. Kami komitmen mewujudkan koperasi yang benar-benar berpihak kepada rakyat,” ujar Andika tegas.

Rakor ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Gubernur Sulawesi Utara Jenderal (Purn.) Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Menteri Desa, Menteri Koperasi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Sulawesi Utara, kepala daerah, kepala dinas PMD, kepala dinas koperasi kabupaten/kota, serta para kepala desa dari seluruh Sulawesi Utara.

Baca Juga :  Bupati Oskar Manoppo Lantik Penyuluh Pertanian Fungsional

Tujuan Rakor kali ini adalah menyatukan langkah, merumuskan strategi bersama, serta mengatasi tantangan di lapangan agar pembentukan Koperasi Merah Putih bisa berjalan optimal dan seragam di seluruh desa. Dengan program ini, pemerintah berharap koperasi desa menjadi penggerak utama ekonomi lokal, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat usaha kecil.

Delegasi dari Desa Matabulu membawa pulang semangat baru untuk membangun desa. Andika berharap, kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten akan menjadi kekuatan besar yang bisa membantu desa-desa seperti Matabulu melesat maju.

“Keberadaan saya di forum ini membawa harapan besar untuk Desa Matabulu. Kami ingin jadi contoh keberhasilan Koperasi Merah Putih di Sulawesi Utara. Warga kami sudah menanti perubahan nyata, dan kami siap bekerja keras untuk mewujudkannya,” tutup Andika.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret berikutnya. Akankah Koperasi Merah Putih benar-benar jadi tonggak baru kebangkitan ekonomi desa? Publik akan terus memantau.

Penulis: (R) | Editor: Redaksi
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Oskar Usulkan 825 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
Bupati Oskar Dorong Warga Lokal Jadi Tenaga Kerja Geothermal
Alat Berat Disorot, Cuitan Harmoko Dinilai Provokatif
Ketua TP-PKK Boltim Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lanut
Bunong Putra Togid Cukur Moyongkota 4-0, Tantang Burako di Final
PT ASA Salurkan Beasiswa untuk 14 Mahasiswa Boltim
Siapa di Balik Aktivitas Hutan Mintu? Ini Nama yang Disebut
Hutan Mintu Disorot, Pemkab Boltim Temukan Akses Jalan dari Minsel

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 12:37 WITA

Bupati Oskar Usulkan 825 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WITA

Bupati Oskar Dorong Warga Lokal Jadi Tenaga Kerja Geothermal

Kamis, 10 September 2026 - 12:31 WITA

Alat Berat Disorot, Cuitan Harmoko Dinilai Provokatif

Kamis, 10 September 2026 - 10:31 WITA

Ketua TP-PKK Boltim Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lanut

Selasa, 8 September 2026 - 19:16 WITA

Bunong Putra Togid Cukur Moyongkota 4-0, Tantang Burako di Final

Berita Terbaru

Aktivitas ekskavator di Desa Lanut, Kecamatan Modayag, Boltim, kembali disorot. Pernyataan Harmoko Mando terkait aktivitas tersebut turut menjadi perhatian.

Boltim

Alat Berat Disorot, Cuitan Harmoko Dinilai Provokatif

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:31 WITA