Jakarta, NetzID.com – Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat istimewa kepada 11 purnawirawan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam acara Presidential Inspection di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992), Kamis (2/10/2025). Penganugerahan ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 93/TNI Tahun 2025.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan negara atas jasa dan pengabdian luar biasa para perwira yang telah melampaui panggilan tugas. Penghargaan Ini Merupakan Wujud Penghormatan Negara Atas Dedikasi Prajurit TNI.
“Selama pengabdian mereka, para penerima telah berbuat sangat berguna bahkan melebihi panggilan tugas. Untuk itu saya mendapat kehormatan memberi penghargaan tersebut,” ujar Presiden Prabowo.
Dalam prosesi di KRI RJW-992, Presiden secara langsung melakukan penanggalan pangkat lama dan pemasangan pangkat baru secara simbolis kepada dua penerima. Upacara ini menjadi simbol penghormatan negara terhadap dedikasi para perwira purnawirawan.
Adapun penerima pangkat istimewa antara lain Letjen TNI (Purn) H.B.L. Mantiri dan Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo yang dianugerahi Jenderal TNI Kehormatan. Kemudian Laksdya TNI (Purn) Didit Herdiawan dan Laksdya TNI (Purn) Achmad Taufiqoerrochman mendapat Laksamana TNI Kehormatan. Sementara Marsdya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto dianugerahi Marsekal TNI Kehormatan.
Penganugerahan juga diberikan kepada Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung, Mayjen TNI (Purn) Untung Budiharto, Mayjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha, dan Mayjen TNI (Purn) Surawahadi yang masing-masing menerima pangkat Letjen TNI Kehormatan. Marsda TNI (Purn) Bonar H. Hutagaol naik menjadi Marsekal Madya TNI Kehormatan, sementara Kolonel Inf (Purn) Restu Widiyantoro dianugerahi Brigjen TNI Kehormatan.
Acara ini turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi R., serta para Kepala Staf Angkatan.
Presiden Prabowo Tegaskan Penghormatan Negara Untuk Prajurit Aktif Dan Purna. Menurutnya, penganugerahan pangkat istimewa kepada 11 Purnawirawan TNI bukan sekadar simbol, tetapi bukti bahwa negara tidak melupakan jasa prajurit dalam menjaga kehormatan, keamanan, dan kedaulatan bangsa.
“Penganugerahan ini juga untuk memberi teladan kepada generasi penerus agar selalu mengedepankan pengabdian,” tambahnya.
Prosesi di KRI RJW-992 ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Presidential Inspection yang menegaskan peran penting TNI sebagai garda Pertahanan Negara. (*Red)












