Tutuyan, NetzID.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-17 Boltim, yang digelar khidmat di ruang sidang DPRD Boltim, Senin (21/07/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Oskar Manoppo, S.E., M.M., dan Wakil Bupati Argo V. Sumaiku.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan pentingnya menjadikan momen ulang tahun ini sebagai refleksi pembangunan dan pemantik semangat baru.
“Usia 17 tahun adalah usia transisi yang memerlukan fokus, kerja bersama, dan komitmen kolektif,” ujarnya.
Dengan tema “Kerja Bersama untuk Boltim Bangkit,” Bupati juga memaparkan capaian prioritas dalam 151 hari pertama pemerintahan Oskar–Argo. Beberapa poin utama antara lain:
Jaminan Kesehatan: 39.925 warga terdaftar BPJS Kesehatan.
Pendidikan: 1.240 siswa SD dan SMP menerima beasiswa lewat Program Indonesia Pintar.
Pelatihan SDM: Penanggulangan bencana, pelatihan satpam Garda Pratama, dan operator alat berat.
Pertanian: Program inseminasi buatan sapi untuk mendorong ketahanan pangan.
Ketenagakerjaan: 540 pekerja mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Pemberdayaan Desa: Terbentuknya 80 Koperasi Merah Putih di 81 desa.
Pendidikan Tinggi: Kerja sama strategis dengan Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Sam Ratulangi.
Menurut Oskar, capaian ini hanya bisa diwujudkan dengan kerja lintas sektor dan sinergi semua elemen masyarakat.
“Tantangan ke depan semakin kompleks. Hanya dengan konsolidasi dan kolaborasi kita bisa mewujudkan Boltim yang inklusif dan berdaya saing,” ucapnya tegas.
Rapat Paripurna juga dihadiri oleh Lukman Lapadengan, S.E., M.Si. mewakili Gubernur Sulut, jajaran Forkopimda, para anggota DPRD dari kabupaten/kota se-Sulut, pimpinan instansi vertikal, serta tokoh masyarakat.
Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata kolaborasi antar-lembaga dan masyarakat dalam mengokohkan semangat gotong-royong membangun daerah.
Dengan genap berusia 17 tahun, Boltim memasuki fase penting menuju daerah maju, mandiri, dan berkelanjutan. Pemerintah berharap partisipasi aktif semua pihak dapat terus didorong demi cita-cita bersama.












